Total Tayangan Laman

Kamis, September 29, 2011

Sekilas tentang Kompresi


Kompresi merupakan suatu teknik yang digunakan untuk melakukan proses encoding ulang terhadap sebuah data agar resource yang dibutuhkan untuk menampung data tersebut menjadi lebih sedikit. Kompresi sering digunakan pada jaringan agar proses pengiriman menjadi lebih cepat.

Berdasarkan tipe peta kode yang digunakan untuk mengubah data, algoritma kompresi dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni:
1. Metode statik, yakni metode kompresi yang menggunakan peta kode yang selalu sama. Metode ini terdiri dari dua tahap, yakni tahap menghitung probabilitas kemunculan tiap karakter pada data awal kemudian menentukan peta kodenya dan tahap mengubah data awal menjadi data yang terkompresi, contohnya algoritma Huffman statik
2. Metode dinamik, yakni metode kompresi yang menggunakan peta kode yang dapat berubah dari waktu ke waktu. Metode ini terdiri dari satu tahap yakni satu kali pembacaan terhadap isi data, contohnya algoritma LZW
Berdasarkan teknik pengkodeannya, algoritma kompresi dapat dibagi menjadi tiga kategori, yakni:
1. Metode symbolwise, yakni metode kompresi yang menghitung peluang kemunculan dari tiap karakter pada data awal, lalu mengkodekan satu karakter dalam satu waktu, di mana karakter yang lebih sering muncul dikodekan dengan kode yang lebih pendek dibandingkan dengan karakter yang jarang muncul, contohnya algoritma Huffman
2. Metode predictive, yakni metode kompresi yang menggunakan model finite-state untuk memprediksi distribusi probabilitas dari simbol-simbol selanjutnya, contohnya algoritma DMC
3. Metode dictionary, yakni metode kompresi yang menggantikan karakter dalam data awal dengan indeks lokasi dari karakter tersebut dalam sebuah kamus (dictionary), contohnya algoritma LZW
Berdasarkan hasil outputnya, algoritma komresi dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni:
1. Lossy, yakni metode kompresi yang saat dilakukan proses dekompresi datanya tidak sama dengan data sebelum kompresi namun masih dapat ditoleransi oleh indera manusia, contohnya algoritma kompresi untuk MP3, JPEG, MPEG, dan WMA
2. Loseless, yakni metode kompresi yang saat dilakukan proses dekompresi datanya sama dengan data sebelum kompresi, contohnya algoritma kompresi untuk ZIP dan RAR

Tidak ada komentar: